Monday, July 30, 2007

Seseorang

Dia punya satu hal yang bagi dia itu adalah suatu hal yang sangat berarti [entah buat orang lain]

Dia hanya menceritakan hal itu kepada orang-orang yang dia percaya

Orang-orang yang dia anggap layak untuk mendengar hal tersebut dari dia

Tapi..

Mengapa??

Orang lain hanya bisa menilai dari satu sisi dan itu negative

Orang lain hanya bisa men-judge tanpa memikirkan alasan mengapa seseorang itu melakukannya [tidak memberitahukan suatu hal itu kepada dia]

Bahkan untuk alasan bahwa seseorang itu tidak menceritakan kepadanya karena tidak percaya kepadanya

Atau seseorang tidak menceritakan hal itu karena dia merasa bahwa orang lain itu tidak pantas untuk menerima pemberitahuannya.

Bercermin

Hanya itu yang bisa dia [orang lain] lakukan untuk mengetahui jawabannya.

1 comment:

Anonymous said...

My friend and I were recently discussing about technology, and how integrated it has become to our daily lives. Reading this post makes me think back to that debate we had, and just how inseparable from electronics we have all become.


I don't mean this in a bad way, of course! Societal concerns aside... I just hope that as the price of memory drops, the possibility of copying our brains onto a digital medium becomes a true reality. It's a fantasy that I daydream about every once in a while.


(Posted on Nintendo DS running [url=http://kwstar88.zoomshare.com/2.shtml]R4i SDHC[/url] DS FFBrows)